Posts

Kisah Pencuri dan Malaikat

Seorang malaikat mengantarkan Jono, seorang pencuri masuk ke neraka. Begitu sampai ditepi jurang neraka, seorang anak kecil menghentikan langkah mereka, "Malaikat tunggu! itu adalah ayahku. Aku bisa membaca Al-Quran, menjadi guru ngaji, membangun sekolah, memberi tausiah ke jamaahku, sebab sewaktu kecil ayahku itu selalu memerintahkan agar aku terus mengaji saat masih kecil" kata anak kecil itu, yang di dunia ternyata seorang dai terkenal. "Bisakah pahalaku diberikan kepada ayahku, untuk menebus agar dia tidak masuk neraka?". Karena sang Malaikat hanya bertugas mengantar, dia tidak berani memutuskan dan memilih menunggu perintah dari Allah SWT. Tak lama kemudian, sebuah mahkota emas yang berhias berlian, turun dari surga, dan di pasangkan ke kepala Jono. Jono yang semula berwajah sedih, kini dia sumringah, sepertinya pencurian yang dia lakukan di dunia, dimaafkan oleh Allah SWT dan tidak jadi masuk neraka. Begitu malaikat melihat Jono telah menjadi senang, sesegera ...

Akibat Jari Patah

Seorang pemuda berobat ke Dokter karena jarinya patah. Setelah di perban, "Dokter, apakah setelah ini saya tetap bisa menjadi programmer" tanya pemuda itu. "Tentu saja, ini luka kecil, tidak hanya programmer, hacker pun bisa" jawab Dokter. Pemuda itu berkata "Dokter sungguh hebat, padahal sebelum jari saya patah, saya menulis kode program pun tidak bisa".

Penyihir Lebih Hebat dari Pesulap

Andi dan Rudi adalah anak kelas 2 SD. Rudi berkata "Semalam aku bilang ke Ayahmu kalau Ayahmu adalah pesulap, dan bolehkah jika Ayahku minta tolong ke Ayahmu, agar menyulap ibuku untuk patuh padanya?". "Aku akan coba tanyakan itu ke Ayahku" jawab Andi. Keesokan harinya Andi berkata "Ayah bilang, untuk meminta Ayahmu memperhatikan film-film, bahwa penyihir pasti dari kaum wanita. Sedangkan Ayahku cuma pesulap".

Hadiah Khusus

Seorang Ayah, memberikan hadiah khusus pada salah satu dari dua anaknya. Sambil meletakkan hadiah itu di atas meja, sang Ayah berkata "Hadiah ini untuk yang paling nurut sama ibu!". Setelah ketiganya saling bertatap muka, yang sulung berkata "Berarti hadiah ini untuk Ayah, kan Ayah yang paling nurut sama ibu".

Larangan Berkata Kotor

Dikelasnya Adi, Bu Guru selalu mengingatkan murid-muridnya untuk tidak berkata-kata kotor. Suatu sore dirumah Adi, Ibunya meminta tolong "Nak, tolong ambilkan baju-baju kotor di samping lemari!". Adi langsung menghampiri Ibunya dan berkata, "Ibu, kata Bu Guru tidak boleh berkata-kata kotor!".

Contoh Soal Cerita Matematika

Guru: "Jika kamu punya uang 15 ribu, dan makan diwarung dengan harga nasi campur 8 ribu dan es teh 2 ribu, berapa sisa uang kembalian yang kamu dapatkan?" Murid: "Gak ada uang kembaliaannya Bu!" Guru: "Kog bisa?" Murid: "Uang saya 10 ribuan dan 5 ribuan, yang saya kasihkan yang 10 ribuan, jadi ga ada kembaliannya Bu"

Bermain Sekolah-sekolahan

Budi dan Wawan adalah siswa kelas 1 SD yang hari itu sedang libur. Budi: "Ayok main sekolah-sekolahan!" Wawan: "Ayok, tapi kamu jadi dokter dulu ya?" Budi: "Kog gitu?" Wawan: "Aku mau periksa ke dokter dulu, mau minta ijin sakit, tidak masuk sekolah" Budi: "Ooo..OK" Akhirnya mereka main dokter-dokteran, tidak jadi main sekolah-sekolahan